Alasan-Alasan mengapa Kita salah membeli smartphone !

    
   Smartphone seakan-akan jadi kebutuhan primer untuk saat ini. Tentu rasanya hampa jika sebentar saja tidak memegang ponsel canggih tersebut. Tentu tak jarang kita ingin membeli smartphone terbaik pilihan kita, meski tak jarang juga pada akhirnya kecewa.

Mengapa kecewa? Banyak hal. Mulai dari ternyata kurang mulus performanya, hingga kurang storage. Untuk menghindari hal tersebut, mari hindari berbagai kesalahan umum dalam memilih smartphone berikut ini.


1. Banyak pilihan ukuran
Dulu smartphone berukuran rata-rata hanya 3.5 inci. Namun kini banyak sekali ukuran smartphone. Anda kini justru diberi pilihan smartphone dengan layar yang besar, mulai dari 4 inci hingga 6 inci.

Masalahnya adalah cukup sulit untuk memilih ukuran yang cocok untuk Anda. Ada orang yang memilih smartphone kecil karena nyaman digenggam dan disaku. Namun ketika telah membeli, ternyata smartphone kecil tak seberapa nyaman untuk mata. Begitu pula sebaliknya, smartphone besar yang lega digunakan, ternyata tak fleksibel disaku dan harus membawa tas ke mana-mana. Untuk menghindari salah beli, Anda harus tentukan prioritas, aktivitas mobile Anda atau kelegaan pemakaian.


2. Berniat menghemat
Memang memikat untuk membeli smartphone dengan harga murah. Namun biasanya ada beberapa hal yang dikorbankan untuk harga smartphone yang terjangkau. Paling umum adalah storage, di mana ada varian 8 GB, 16 GB, 32 GB, hingga ada yang 256 GB. Biasanya jika spek dan fitur sudah masuk akal dengan harganya, storage adalah satu cara untuk menghemat.

Masalahnya, storage yang kecil akan membuat performa Anda melambat karena kapasitas yang 'dimakan' oleh aplikasi bawaan dari OS. Bahkan Android selalu menjejali smartphone baru dengan aplikasi bawaan yang berkapasitas tak kecil. Belum lagi UI bawaan pabrikan yang juga tak kalah banyak menjejali smartphone kita. Belum apa-apa, aplikasi favorit Anda sudah harus tergusur karena berniat menghemat.


3. Salah 'timing'
Smartphone baru akan masuk ke pasar dengan waktu yang konstan, dan sangat cepat. Smartphone terbaru tak akan jadi 'yang terbaik' dalam waktu yang lama. Dalam beberapa waktu saja, tentu ada fitur yang lebih baru, spek yang lebih canggih, akan menggusur smartphone tersebut.

Jadi, jangan sampai Anda menyesal karena baru satu bulan membeli smartphone idaman Anda, smartphone lain yang lebih canggih dengan harga lebih masuk akal muncul ke pasar. Perbanyak waktu untuk riset dan timbang baik-baik apa yang Anda butuhkan dan inginkan dalam sebuah smartphone.


4. Beli bekas
Membeli smartphone bekas bukanlah pilihan yang baik karena banyak faktor yang ada di balik mengapa smartphone tersebut dijual. Mungkin pernah rusak, mungkin ada performa yang tak mulus, atau mungkin memang fitur smartphone tersebut tak lagi menarik di era sekarang.


Banyak resiko dari membeli smartphone bekas; mulai dari software yang mungkin tak bisa diupdate lagi, garansi yang tak lagi berlaku, fitur yang sudah ketinggalan zaman, serta ada kemungkinan rusak. Daripada menghabiskan uang lalu menyesal, lebih baik sedikit bersabar untuk membeli smartphone yang baru.

5. Ada diskonan
Pasti setiap orang dengan adanya diskon yang tinggi orang-orang akan selalu terpikat untuk membeli smartphone tidak mempedulikan kualitas ia lebih memilih kwantitas.Oleh karena itu, maka kita harus pintar-pintar memilih barang yang berkualitas dan barang yang diskonan.Kan sayang jika sudah membeli, eh ga nyampe setengah tahunan udah rusak.

Sekian artikel kali ini semoga dapat bermanfaat kita dalam memilih smartphone yang "Berkualitas" bukan yang abal-abal.

Comments

  1. berniat berhemat sama ada diskonan sih pasti selalu dipikirkan oleh pelanggan ya bray.. karena uang bukan segalanya tapi segalanya membutuhkan uang

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Cara Mengecek Website Scam atau Tidak

5 Aturan Penting Dalam Mendesain Website

Cara Mendapatkan RDP Gratis Dari Berbagai Website 2019